Get Adobe Flash player
JADWAL SHALAT  Subuh 04:35 WIB | Dzuhur 11:47 WIB | Ashar 14:59 WIB | Maghrib 17:49 WIB | Isya 18:54 WIB

Pendidikan & Iptek

Rompi Pijat Padukan Ilmu Sains, Kedokteran, dan Teknik

Masing-masing unit pijat dilengkapi enam titik infra merah untuk relaksasi otot punggung.

Minggu, 9 Juni 2013 16:30 alice | hsn|
Rompi Pijat Padukan Ilmu Sains, Kedokteran, dan Teknik
Rompi pijat buatan mahasiswa UGM.
Jogja, POL

TIM mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang terdiri dari Syifa Salma, Hilma Tsurayya, dan Agus Budiman, mendesain dan mengembangkan rompi pijat berbahan parasit yang dipasangi delapan unit pijat getaran mekanis.

Masing-masing unit pijat dilengkapi enam titik infra merah untuk relaksasi otot punggung. Berat rompi sekitar satu kilogram menggunakan baterai litium 9,7 volt.

Rompi pijat ini memadukan ilmu teknik, sains, dan kedokteran untuk menghasilkan produk kesehatan portabel yang dirancang mengatasi pegal linu secara praktis. Rompi ini bisa dipakai hingga 20-30 menit.

koordinator tim Aris Prayitno mengatakan, mereka membutuhkan waktu sekitar empat bulan untuk mengembangkan rompi pijat tersebut. Pada awal proses pembuatan sempat kesulitan mencari motor getar untuk dipasang di rompi.

"Akhirnya kami menggunakan motor berbandul dari `stick playstation` bekas, sedangkan unit pijat menggunakan keset pijat refleksi. Sebelum jadi, kami empat kali gagal," kata Aris.

Rompi praktis ini dibuat dengan biaya Rp2 juta itu memiliki tingkat keamanan yang baik karena menggunakan arus DC dengan baterai 9,7 volt.

Lokasi pemasangan unit pijat tidak dilakukan sembarangan, tetapi berdasarkan hasil anatomi letak posisi saraf, otot, dan pembuluh darah di daerah punggung. Pemilihan lokasi itu dijadikan titik refleksi.

Sinar infra merah mampu menimbulkan rasa hangat, sehingga bisa melenturkan jaringan kolagen kulit, selain memicu hormon endorpin yang mampu mengurangi rasa nyeri di punggung akibat pengumpulan asam laktat. Jika asam laktat terurai, maka rasa nyeri akan berkurang.

Dibaca 350 kali

Tinggalkan komentar....
Pendidikan & Iptek
1.250 Anak Drop Out

1.250 Anak Drop Out

Padahal pemerintah telah menganggarkan dana pendidikan sebesar 20 persen dari Rp 1,300 T